Suatu Hari Seorang musafir lewat di suatu kampung. Ia melihat penduduk kampung sdg berkumpul ramai sekali.
Mereka sepertinya sdg mengadakan musyawarah besar.
Setelah mencari tahu, ternyata penduduk kampung itu sdg membicarakan siapa yg Bersedia mau menjadi ketua kampung.
Ia menjadi heran, kenapa orang-orang ini justru mencari siapa yg mau menjadi pemimpin, karena menurut kebiasaan , orang malah rebutan untuk jadi pemimpin.
Rupanya ada suatu tradisi aneh di kampung itu. Setiap seorang pemimpin yg telah selesai menjalankan tugas , ia akan dibuang ke suatu tempat yg sangat berbahaya.
Di padang pasir yg dipenuhi binatang buas dan berbisa.
Setiap orang yg masuk ke sana mustahil bisa keluar lagi dgn selamat.
Setelah berfikir sejenak , ia menawarkan diri untuk jadi pemimpin di kampung itu.
Tentu saja penduduk kampung menjadi heran sekaligus senang. Dengan penuh yakin ia menanda tangani perjanjian untuk menjadi pemimpin dan siap dibuang setelah 10 thn menjalankan tugas.
Namun musafir ini ternyata seorang yg sangat cerdas.
Pantas sekali ia berani menawarkan diri jadi pemimpin negeri itu.
🌿Di tahun pertama dan kedua ia mengumpulkan dana yg sangat besar.
🌿Pada tahun ketiga ia menugaskan orang untuk membuat jalan ke padang pasir tempat yg akan dijadikan tempat pembuangannya.
🌿Tahun keempat ia membersihkan tempat itu dari binatang buas dan berbisa.
🌿Tahun kelima ia memerintahkan orang untuk mengalirkan air dan menanaminya dgn berbagai macam tumbuh-tumbuhan.
🌿Tahun keenam sampai kedelapan ia menyulap daerah itu menjadi kota yg sangat megah dan membuat istana yg indah untuk tempat ia ketika dibuang nanti.
🌿Akhirnya pada tahun kesembilan ia justru merindukan jabatannya segera berakhir , karena ia tidak sabaran lagi untuk menempati rumah masa depannya.
Itulah Gambaran Dunia dan Akhirat bagi orang yang sadar.
Ada orang yang merasa cemas akan kematian karena ia membiarkan rumah masa depannya dipenuhi binatang buas dan berbisa. Rumahnya hancur berantakan, bahkan dipenuhi api.
Tapi bila kita persiapkan dgn segala amal shaleh , justru akan membuat kerinduan untuk segera menuju ke sana.
Ia malah merasa asing dan tidak betah di dunia yg fana ini , karena berharap segera menempati kampung nan indah di seberang sana.
Orang yg cerdas adalah yg mempersiapkan diri untuk kehidupan akherat yg tiada berakhir.
Dan orang yg teramat bodoh adalah orang yg mengorbankan kehidupan yg abadi demi kesenangan di dunia yg hanya sekejap.
☘ Jadilah orang yg cerdas ... !!!
Manfaatkan sisa hidup ini untuk menyiapkan sesuatu yg lebih baik buat di sana...🌺
Smg kita bisa menjadi musafir yg cerdas ,
Aamiiin Allohumma yaa Robbal aalamiiin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar